Selasa, 23 Agustus 2011

Kue Penganten



 

Musim pengantin membuat para tukang kue gembira, karena pesanan pasti mengalir dengan aneka model dan cita rasa beragam yang diminta. Apa saja sich yang harus dilakukan untuk dapat menghias kue pengantin yang tampak proposional dan memiliki estetika menarik? Ikuti tips ini:
  • Diskusi dengan customer mengenai thema yang persis sesuai thema acara pernikahan. Demikian juga penentuan warna, sesuaikan dengan thema warna yang dipergunakan dalam pesta. Sarankan pada customer untuk menyesuaikan warna kue pengantin dengan gaun atau nuansa warna pesta.
  • Ukuran kue pengantin harus tentukan sejak awal, demikian juga jenis cake yang akan digunakan sebagai dasarnya. Usahakan menggunakan cake yang ringan sehingga akan tetap dapat dinikmati para tamu meski pemotongan kue penganten ada di akhir acara (tamu sudah kenyang). Genois Sponge Cake dan sejenisnya merupakan pilihan tepat.
  • Setelah didapat ukuran, jenis cake dan hiasannya, anda dapat mulai menentukan harga jual.
  • Ukuran paling tepat untuk kue bersusun, beda antara kue dibawah dengan diatasnya adalah 10cm. Ukuran ini khususnya untuk kue pengantin yang bertumpuk langsung. Bila kue penganten menggunakan pilar-pilar, ukuran bisa lebih variatif lagi. Usahakan ukuran susunan tetap memegang nilai estetika dan keindahan.
  • Menghias kue penganten membutuhkan detail-detail khusus yang membentuk ukiran cantik. Meski demikian, hiasan sederhana sekalipun tetap dapat menampilkan keindahan tersendiri bila anda bisa memainkan warna dengan baik.
Berikut contoh menghias kue penganten bertumpuk :
  • Ukuran cake berikut ini dimulai dibagian paling bawah garis tengah 40cm, tingkat dua 30cm, tingkat tiga 20cm, dan paling atas 15cm.
  • Kue dihias dengan Butter Cream semua dengan detail sebagai berikut:
    Setiap susun dilakukan teknik Siram Butter Cream, kemudian ditumpuk berurutan (pelajaran kelas-2, NCC cake decorating class).
  • Paling bawah, mulai dibuat pola menggunakan lidi terlebih dahulu kemudian isi dengan motif Connely sampai memenuhi semua arsiran pola awal, lalu diberi list pinggiran menggunakan spuit no.4 untuk memperjelas motif pola (pelajaran kelas 1). Didasar cake, ditutup dengan kerang koma (spuit no. 22), ditimpa koma kecil (spuit no.4), dan ukiran
  • koma diatasnya (spuit no.4) – pelajaran kelas-2.
  • Susun kedua, menggunakan plastik segitiga (piping bag) yang digunting sedikit saja diujungnya, lalu spuitkan pada cake membentuk motif lingkaran dan ukiran kecil terpisah-pisah.
  • Susun ketiga, dibuat garis bantu terlebih dahulu, kemudian isi dengan kerang kecil menggunakan spuit no.4 (pelajaran kelas-1).
  • Susun paling atas, tetap menggunakan spuit no.4 untuk membuat motif dot, atau titik-titik.
  • Pada setiap sambungan antara cake paling bawah dengan atasnya, ditutup kerang kecil-kecil menggunakan spuit no.15 (pelajaran kelas-1 dan 2).
  • Alas triplek yang digunakan adalah garis tengah 50cm, menggunakan prinsip perbedaan 10cm dengan.
  • Setelah semua cake dihias rapi, letakkan hiasan bunga-bunga dipuncak kue penganten.
  • Susun sedemikian rupa sehingga kue tampak cantik dan anggun. Sebelum meletakkan bunga-bunga, ada baiknya ditentukan terlebih dahulu bagian tampak depannya.(fb)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SERBA SERBI HEWAN QURBAN